About Me
Perkenalkan nama saya Ravit rahmaddinal saya adalah murid dari SMK Negeri 1 solok,Saya
sangat ingin berbagi pengalaman yang saya miliki walaupun hanya sedikit dan kurang memuaskan
Jujur saja saya kasihan sekali sama anak minangkabau ini karena mereka tidak ingin
mempelajari silek Minangkabau malahan mereka lebih memilih untuk mempelajari beladiri
karaete,taekwondo,DLL padahal silek adalah budaya mereka sendiri yang susah payah di
kembangkan oleh para leluhur kita tetapi mereka malahan meremehkan silek
Sementara itu orang luar Minang baik di dalam indonesia maupun luar indonesia yang
sangat ingin untuk mempelajari beladiri silek tuo Minangkabau.
Tetapi mengapa kita sebagai anak Minangkabau tidak mau untuk mempelajari budaya kita sendiri?
Jawabannya mungkin karena genggsi?,kampungan?,tidak berguna?,atau mungkin jawaban lain lainnya
Buat apa genggsi orang luar itu saja sangat ingin mempelajari silek tuo minangkabau sangat
menyedihkan,sementara itu saya ingin sekali mengembangkan silek seperti pepatah minang "Mambangkik Batang Tarandam"
karena silek di minangkabau ini sudah jarang orang yang mau belajar dan guru tuo pun
juga sudah susah untuk di cari,dan nanti lama kelamaan bisa punah budaya kita dan saya selagi
orang minangkabau akan malu apabila saya tidak belajar silek.
Mari kita kembangkan budaya silek kita
wassalam.. ^_^


Post a Comment